"Hijrah di era digital berarti mengubah cara kita berinteraksi. Jemari kita harus menjadi sarana menyebarkan pengetahuan, inspirasi, dan pesan-pesan yang menyejukkan, bukan sebaliknya," ujar Ismail.
Ismail menyampaikan, jaringan penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memperkuat literasi keagamaan yang ramah dan mudah dipahami masyarakat. Kehadiran penyuluh diharapkan dapat memperluas penyebaran pesan-pesan keagamaan yang menumbuhkan optimisme, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
"Melalui momentum Muharam 1448 H, masyarakat diharapkan tidak hanya memperbarui semangat spiritual, tetapi juga memperkuat komitmen menghadirkan manfaat dan kedamaian bagi lingkungan sekitar,"katanya.