CARAPANDANG - Kejaksaan Agung (Kejagung) masih terus melakukan rangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi terkait kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025–2026. Penggeledahan yang sudah berlangsung sejak Selasa malam (2/6/2026) ini masih berlanjut hingga Kamis (4/6/2026).
Mengutip laporan Antaranews, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengonfirmasi bahwa tim penyidik terus melakukan penggeledahan di beberapa tempat secara maraton.
"Kalau perkembangan, kita tetap sampai saat ini masih ada melakukan penggeledahan, masih berlanjut di beberapa tempat. Tempatnya di mana, nanti kami umumkan, tapi belum bisa kami sampaikan sekarang," ujar Syarief di Gedung Jampidsus Kejagung, dikutip Antaranews, Kamis (4/6/2026).
Sebelumnya, tim penyidik telah menggeledah kantor pusat BGN yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, selama kurang lebih 15 jam . Penggeledahan di kantor BGN disebut telah dimulai sejak pukul 02.00 WIB dini hari.
Penyidik yang mengenakan rompi merah terlihat membawa sebuah boks kontainer transparan berisi barang bukti serta sejumlah berkas dokumen.
Selain kantor BGN, Kejagung juga menggeledah rumah-rumah kediaman para tersangka.