Beranda Berita PM Malaysia Nilai Serangan Israel Terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon Pelanggaran Berat

PM Malaysia Nilai Serangan Israel Terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon Pelanggaran Berat

Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Lebanon  merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan melanggar ketentuan yang berlaku di tingkat global.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG - Pemerintah Malaysia menyampaikan belasungkawa mendalam atas jatuhnya korban dari prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Pernyataan duka itu disampaikan Kantor Perdana Menteri Malaysia dalam keterangan tertulis pada Selasa, 31 Maret 2026. 

Dalam keterangan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah Malaysia bersimpati terhadap keluarga korban serta Pemerintah Indonesia atas kehilangan dan luka-luka yang dialami personel penjaga perdamaian.

“Pemerintah Malaysia menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan Pemerintah Indonesia atas kehilangan nyawa dan luka-luka yang diderita oleh pasukan penjaga perdamaian Indonesia dari Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL), akibat insiden di dekat Adchit Al Qusayr dan Bani Hayyan pada tanggal 29 dan 30 Maret 2026,” demikian pernyataan tersebut seperti diberitakan RMol.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here