Program insentif ini merupakan bagian dari rencana besar pemerintah yang didorong Presiden Prabowo Subianto untuk mengonversi sekitar 120 juta sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik secara bertahap dalam tiga hingga empat tahun ke depan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat transisi energi bersih sekaligus menekan beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) dalam jangka panjang.
Jika usulan subsidi Rp5 juta per unit untuk 6 juta motor listrik disetujui, total anggaran yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp30 triliun. Sebelumnya, pemerintah pernah menyalurkan subsidi motor listrik pada 2024 dengan nilai lebih besar yaitu Rp7 juta per unit.