Beranda Internasional Ratusan Ribu Masyarakat AS Lakukan Protes pada Trump, Tegaskan "No Kings"

Ratusan Ribu Masyarakat AS Lakukan Protes pada Trump, Tegaskan "No Kings"

0
Aksi demo di Amerika Serikat (Kumparan)

Menghadapi gelombang protes terbesar sejak menjabat pada Januari 2025, Gedung Putih merespons dengan dingin. Juru Bicara Abigail Jackson menyebut aksi tersebut sebagai produk dari jaringan pendanaan sayap kiri.

"Satu-satunya orang yang peduli dengan Sesi Terapi Kegilaan Trump itu adalah para reporter yang dibayar untuk meliputnya," sindir Jackson dalam pernyataan resmi.

Sementara itu, Komite Kongres Republik Nasional (NRCC) menamai demonstrasi tersebut sebagai "Unjuk Rasa Benci Amerika".

Jajak pendapat terbaru Reuters/Ipsos menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Trump telah turun ke angka terendah, yakni 36 persen, sejak ia kembali menjabat . Dengan pemilu paruh waktu yang akan digelar pada November 2026, gelombang protes ini menjadi sinyal keras bagi Partai Republik yang saat ini menguasai Kongres.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here