Beranda Sejarah Sejarah Epidemi Tawa 1962 di Tanzania: Wabah Misterius yang Membuat Satu Desa Tertawa Berhari-hari

Sejarah Epidemi Tawa 1962 di Tanzania: Wabah Misterius yang Membuat Satu Desa Tertawa Berhari-hari

Peristiwa ini menyebabkan ratusan orang tertular gejala tertawa tanpa henti hingga mengganggu aktivitas sekolah dan kehidupan masyarakat

0
Ilustrasi

Namun penutupan sekolah tidak langsung menghentikan wabah. Setelah para siswa kembali ke rumah masing-masing, gejala serupa mulai muncul di desa-desa sekitar, termasuk Nshamba dan Ramashenye. Laporan medis menyebutkan wabah tersebut kemudian menjangkiti beberapa sekolah lain dengan jumlah korban mencapai sekitar 1.000 orang di sejumlah desa.

Meski disebut sebagai “epidemi tawa”, para peneliti menyatakan tidak ditemukan virus atau bakteri sebagai penyebab langsung. Karena itu, banyak ilmuwan kemudian mengklasifikasikan peristiwa ini sebagai Mass Psychogenic Illness (MPI) atau penyakit psikogenik massal, yaitu kondisi ketika sekelompok orang mengalami gejala fisik akibat tekanan psikologis yang menyebar secara sosial.

Menurut laporan ilmiah tersebut, sebagian korban mengalami gejala tambahan seperti pingsan, kesulitan bernapas, rasa nyeri, hingga kelelahan ekstrem setelah serangan tawa. Durasi gejala pada individu bervariasi, mulai dari beberapa hari hingga beberapa bulan.

Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah Tanganyika meraih kemerdekaan dari Inggris pada 1961, masa yang oleh sejumlah peneliti disebut penuh perubahan sosial dan tekanan psikologis, terutama bagi kalangan pelajar.

Epidemi tersebut berlangsung secara sporadis selama 1962 hingga sekitar 1964, sebelum akhirnya mereda dengan sendirinya. Meski tidak menyebabkan kematian, wabah ini sempat menutup beberapa sekolah dan mengganggu kehidupan masyarakat setempat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here