“Kita ingin kasus TBC ini segera tuntas dan masyarakat bisa terbebas dari TBC,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Andalas menyampaikan bahwa kampus tersebut terus berkontribusi melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk memproduksi satu juta botol tinta Pemilu 2024 berbahan dasar gambir hasil penelitian dosen.
Ia juga menjelaskan bahwa Fakultas Kedokteran Unand telah berdiri sejak 1955 di Bukittinggi dan hingga kini telah melahirkan ribuan dokter yang mengabdi di berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.
Menurutnya, TBC masih menjadi tantangan besar kesehatan nasional karena Indonesia termasuk negara dengan jumlah penderita TBC tertinggi di dunia.
“Misi kita membebaskan Sumbar dan Indonesia dari TBC. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak untuk melengkapi fasilitas dan memperkuat penanganannya,” pungkasnya.