Jutaan barang lainnya tersimpan di dalam ruang penyimpanan khusus yang lokasinya terpisah karena keterbatasan area gedung yang tersedia saat ini. Pihak museum sekarang sedang melakukan proses digitalisasi besar-besaran agar masyarakat internasional bisa mengakses seluruh data dan foto koleksi tersebut melalui jaringan internet secara terbuka.
2. Skandal pencurian koleksi permata kuno
Sistem keamanan internal museum pernah mengalami kegagalan serius yang menyebabkan hilangnya ribuan barang berharga dari gudang penyimpanan. Masih dari laman Hyperallergic, pada tahun 2023 terdapat sekitar 2.000 objek yang dilaporkan hilang, termasuk permata kuno, perhiasan emas, dan batuan semi mulia dari zaman Romawi. Banyak artefak yang dicuri tersebut sempat muncul di situs jual beli daring komersial sebelum akhirnya berhasil diidentifikasi dan ditemukan kembali oleh pihak berwenang.
Museum kemudian memutuskan untuk memamerkan beberapa barang yang sudah berhasil kembali tersebut dalam sebuah eksibisi khusus bertajuk "Rediscovering Gems". Langkah ini merupakan bagian dari upaya manajemen museum untuk memperbaiki sistem pengawasan koleksi dan memberikan informasi jujur mengenai pemulihan aset sejarah yang sempat hilang.