Didirikan pada 1913, Pabrik Baja Smederevo pernah dianggap sebagai "kebanggaan Serbia". Namun, pada akhir dekade 1990-an, merosotnya daya saing serta lemahnya manajemen menyeret pabrik tersebut ke ambang penutupan. Pada 2016, HBIS Group asal China mengakuisisi pabrik tersebut. Berkat upaya bersama kedua belah pihak, pabrik ini mengalami transformasi yang menakjubkan, hingga berhasil merebut kembali posisinya sebagai salah satu penggerak utama ekspor Serbia.
Pada 2024, sebanyak 30 pekerja Serbia dari pabrik baja tersebut menulis surat kepada Xi, membagikan kisah perkembangan pabrik itu sekaligus menyampaikan rasa terima kasih atas dukungannya yang turut berperan dalam keberhasilan proyek itu.
Dalam surat balasannya, Xi menyampaikan kegembiraannya saat mengetahui bahwa pabrik baja tersebut berhasil berbalik dari kerugian menjadi meraup keuntungan dalam waktu singkat usai mendapat investasi dari perusahaan yang didanai China.
Perkembangan pabrik tersebut, ujarnya, tak lepas dari dedikasi dan kerja keras para buruh yang telah bekerja gigih demi pesatnya pertumbuhan pabrik baja itu, seraya mengukir babak baru bagi persahabatan sekokoh baja antara China dan Serbia.
"Saya memberi Anda acungan jempol," tulis Xi dalam surat itu.
sumber: Xinhua News