Delegasi pemerintah dan bisnis dari kawasan Indo-Pasifik telah menegaskan kerja sama mereka untuk mengamankan pasokan energi yang stabil di kawasan tersebut di tengah situasi konflik di Timur Tengah, kata Menteri Perindustrian Jepang Ryosei Akazawa, Minggu.
Bahlil menyatakan bahwa dengan kapasitas produksi minyak Brunei yang mencapai sekitar 100.000 hingga 110.000 barel per hari, impor dari negara tersebut menjadi salah satu opsi untuk memastikan pasokan energi dalam negeri tetap aman.