China pada Selasa (6/1) menyatakan dukungannya terhadap Delcy Rodriguez, pemimpin sementara Venezuela, setelah Presiden Nicolás Maduro ditangkap dalam intervensi militer Amerika Serikat di Caracas, ibu kota negara Amerika Selatan itu.
Nicolas Maduro menegaskan bahwa dirinya masih menjabat sebagai Presiden Venezuela. Hal ini disampaikan Maduro saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan New York, Amerika Serikat, Selasa (6/1/2026).
Wakil presiden dan menteri perminyakan, Delcy Rodriguez, diambil sumpah sebagai presiden sementara Venezuela pada Senin menyusul penculikan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat pada Sabtu (3/1).
Pemerintah China mendukung Dewan Keamanan (DK) PBB mengadakan sidang darurat untuk membahas penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat (AS).
Wakil presiden dan menteri perminyakan, Delcy Rodriguez, diambil sumpah sebagai presiden sementara Venezuela pada Senin menyusul penculikan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat pada Sabtu (3/1).
Ratusan orang turun ke jalan-jalan di Manhattan pada Sabtu (3/1), memprotes operasi militer AS yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Presiden AS Donald Trump mengancam bahwa Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez akan menghadapi konsekuensi sangat serius yang mungkin lebih berat daripada Presiden Venezuela Nicolas Maduro, jika terus menolak untuk bekerja sama dengan AS.
Indonesia mengungkapkan keprihatinan terhadap serangan Amerika Serikat di Venezuela dan memperingatkan bahwa langkah tersebut berisiko menjadi preseden yang sangat buruk dan berbahaya dalam hubungan internasional.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memandang tindakan militer Amerika Serikat terhadap Venezuela hal yang mengkhawatirkan yang dapat menciptakan "preseden berbahaya", kata juru bicara Stephane Dujarric
Mahkamah Agung (MA) Venezuela memerintahkan Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk menjabat sebagai presiden sementara menyusul penculikan Presiden Nicolas Maduro, menurut keputusan Kamar Konstitusional yang dibacakan ketuanya, Caryslia Beatriz Rodriguez.
Venezuela menolak kehadiran pasukan asing, kata Menteri Pertahanan Vladimir Padrino setelah Amerika Serikat berhasil melancarkan serangan berskala besar terhadap negara tersebut.
Otoritas Venezuela telah menahan sejumlah warga negara Amerika Serikat sejak pemerintahan Trump memulai kampanye tekanan militer dan ekonomi terhadap negara tersebut.