Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menilai Jenderal Listyo Sigit layak menerima penghargaan tertinggi kedua setelah Bintang Republik Indonesia tersebut atas dedikasi dan kontribusinya terhadap bangsa dan negara.
Fokus utama pengawasan ini adalah untuk mengantisipasi dan menindak praktik manipulatif yang dikenal sebagai 'saham gorengan', yang dinilai dapat merusak ekosistem investasi yang sehat.
Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan seluruh program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Polri menyatakan bahwa penonaktifan sementara Kapolresta Sleman Kombes Pol. Edy Setyanto dari jabatannya untuk menjamin objektivitas selama pemeriksaan lanjutan menyusul munculnya polemik dalam kasus penjambretan.
Kedudukan Polri berada di bawah Presiden langsung dan tidak berbentuk kementerian, yang dipimpin oleh Kapolri yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR RI.