Menurut sebuah metaanalisis, konsumsi kopi berhubungan dengan penurunan risiko penyakit ginjal kronis dibandingkan dengan tidak minum kopi sama sekali.
Namun, manfaat ini bisa berkurang jika kopi dicampur gula, sirop, krimer tinggi gula, atau taburan berkalori tinggi. Karena itu, kopi hitam atau kopi dengan sedikit susu tanpa tambahan gula berlebihan merupakan pilihan yang lebih baik.
3. Teh hijau
Teh hijau kaya akan polifenol, terutama epigallocatechin gallate (EGCG). EGCG dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Stres oksidatif dan peradangan kronis merupakan dua faktor yang berperan dalam perkembangan berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit ginjal.
Beberapa penelitian menunjukkan senyawa dalam teh hijau dapat membantu melindungi sel-sel ginjal dari kerusakan oksidatif. Meski sebagian besar bukti masih berasal dari studi laboratorium dan penelitian observasional, tetapi hasilnya cukup menjanjikan.
Selain itu, teh hijau tanpa gula juga merupakan minuman rendah kalori yang dapat mendukung pengendalian berat badan dan kesehatan metabolik, dua faktor yang terkait dengan kesehatan ginjal.
4. Jus jeruk tanpa tambahan gula
Jeruk mengandung sitrat alami, zat yang dapat membantu mengurangi pembentukan jenis batu ginjal tertentu, terutama batu kalsium oksalat. Peningkatan asupan sitrat sebagai salah satu strategi pencegahan batu ginjal pada individu yang berisiko.