- Otot terlihat mengecil atau tidak seimbang. Misalnya, salah satu lengan atau kaki terlihat lebih kecil dari sisi lainnya. Perubahan ini biasanya terjadi perlahan, jadi kadang tidak langsung disadari sampai perbedaannya cukup jelas.
- Tubuh terasa lemah dan cepat lelah. Aktivitas sederhana yang biasanya nggak masalah, seperti berjalan agak jauh, naik tangga, atau sekadar mengangkat barang ringan tiba-tiba terasa berat dan bikin cepat capek.
- Kesulitan bergerak. Gerakan sehari-hari jadi terbatas, misalnya susah jongkok, berdiri lama, atau mengangkat tangan tinggi. Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas harian dan bikin kamu jadi kurang leluasa beraktivitas.
- Muncul rasa nyeri, kaku, atau ketidaknyamanan pada otot. Ada orang yang merasa pegal terus-menerus, ada juga yang mengalami rasa kaku sehingga sulit digerakkan. Sensasi ini bisa bikin tubuh terasa nggak enak sepanjang hari.
- Berat badan turun tanpa alasan jelas. Penurunan berat badan tanpa perubahan pola makan atau olahraga bisa jadi tanda adanya penyusutan massa otot.
Kalau kamu mulai merasakan tanda-tanda di atas, sebaiknya jangan diabaikan. Melansir Healthline, semakin cepat kondisi atrofi otot ditangani, semakin besar peluang otot kamu bisa pulih dan kembali berfungsi dengan baik.
Cara Mengatasi Atrofi Otot
Atrofi otot bisa diatasi atau minimal dikendalikan. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan: