Dalam surat edaran tersebut, BGN akan mengumumkan beberapa menu yang harus dihindari oleh SPPG. Menurutnya ada menu yang aman dikonsumsi di kelompok kecil namun untuk dikonsumsi dalam jumlah lebih besar maka harus ada pengawasan ketat.
"Ketika menjadi kelompok besar itu harus dengan quality control yang lebih saksama supaya tidak terbentuk zat-zat yang berbahaya. Seperti misalnya nitrosamin, dengan kandungan-kandungan yang tinggi yang menyebabkan penerima manfaat mengalami kesakitan,"ujarnya menerangkan.
Dadan menyampaikan permohonan maaf atas kejadian keracunan massal di SMA 2 Kudus atas kejadian keracunan massal. "Saya sebagai kepala Badan Gizi Nasional meminta maaf kepada para penerima manfaat yang mengalami kejadian yang kurang menyenangkan,"kata Dadan.
Sebelumnya, ratusan siswa dilarikan ke sejumlah rumah sakit usai diduga menyantap MBG, Kamis 29 Januari 2026. Siswa mengalami gejala mual, muntah, dan pusing, kini kondisi siswa sudah membaik karena penangan cepat dari medis.