Sejauh ini, perlawanan terhadap AS-Israel masih dilakukan secara independen oleh militer Iran, yang mengklaim berhasil menyerang pangkalan AS di Kuwait dan target Israel di Tel Aviv.
Banjir Disinformasi Visual: Dari Video AI hingga Rekaman Lama
Di era digital, hoax tidak hanya berupa teks tetapi juga konten visual yang semakin canggih.
Sejumlah video dan gambar hasil rekayasa turut memenuhi ruang digital untuk mengaburkan fakta di lapangan.
Sebuah video yang memperlihatkan gedung pencakar langit di Bahrain terbakar hebat usai diserang Iran ternyata bukanlah kejadian nyata.
Associated Press melaporkan bahwa video tersebut dibuat dengan kecerdasan buatan (AI) dan disebarkan oleh akun-akun yang terkait dengan pemerintah Iran untuk membesar-besarkan keberhasilan serangan mereka.
Ciri-ciri keanehan seperti dua mobil yang seolah menempel dan siku seorang pria yang menembus tas menjadi bukti bahwa video itu palsu.
Sebuah video dahsyat yang diklaim sebagai gempuran Iran atas Tel Aviv juga terbukti palsu.
Hasil penelusuran AFP Fact Check menunjukkan bahwa video tersebut adalah rekaman lama dari ledakan besar di gudang kimia Tianjin, China pada tahun 2015. Konten yang sama juga sempat muncul saat invasi Rusia ke Ukraina dan konflik Iran sebelumnya.
BBC Verify menemukan banyaknya konten buatan AI lainnya, termasuk citra satelit yang dimanipulasi untuk mengklaim kerusakan di pangkalan Angkatan Laut AS di Qatar.