Berbeda halnya kaumnya. Di antara mereka ada yang ingin melihat Allah Subhanahu wa Ta’ala secara bersemuka karena ingin menentang Nabi Musa ‘alaihi salam. Berkenaan dengan perilaku mereka itu, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintah petir halilintar agar membelah bumi. Akibatnya, mereka bergelimpangan mati dan pingsan.
Pada zaman sekarang pun ada orang yang menista Rasul Allah Subḥanahu wa Ta'ala, bahkan, menantang Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di antara mereka ada yang diperingatkan lalu sadar dan bertobat. Namun, ada pula di antara mereka yang sampai meninggal pun tidak diberi kesempatan bertobat. Tentu semua itu harus dapat kita ambil pelajarannya.