“Ini masalah alam, kita waspadai, kita belajar dan kita ambil langkah-langkah persiapan. Menurut para ahli, kita butuh kurang lebih sabar mungkin maksimal mungkin 3 minggu lagi ya, baru relatif aman semuanya, kita mulai nanti bangun hunian-hunian sementara dan perbaikan rumah-rumah dan sebagainya,” ucap Presiden.
“Percayalah pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri. Kita hadir dan kita akan terus membantu saudara-saudara,” imbuh Presiden.
Kunjungan tersebut bukan hanya untuk melihat penanganan bencana dari dekat, tetapi juga untuk mendengar langsung masyarakat yang terdampak. Di tengah duka dan ketidakpastian pascabencana, Presiden Prabowo memastikan satu hal bahwa negara hadir, dan masyarakat NTT tidak sendiri.