Beranda Sejarah Sebelum Ada Pengawet, Masyarakat Eropa Timur Masukkan Katak ke Dalam Susu Agar Tidak Basi

Sebelum Ada Pengawet, Masyarakat Eropa Timur Masukkan Katak ke Dalam Susu Agar Tidak Basi

Penelitian modern kemudian menemukan bahwa kulit katak mengandung senyawa alami yang bersifat antimikroba, dikenal sebagai antimicrobial peptides (AMPs).

0
Ilustrasi

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa metode tersebut tidak memenuhi standar kebersihan modern. Memasukkan hewan hidup ke dalam bahan pangan dinilai berisiko membawa kontaminasi lain yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Saat ini, praktik tersebut sudah tidak lagi digunakan seiring berkembangnya teknologi pengawetan dan distribusi pangan. Pendinginan, pasteurisasi, serta pengemasan modern menjadi metode utama dalam menjaga kualitas susu.

Fenomena ini menjadi contoh bagaimana pengetahuan tradisional terkadang memiliki keterkaitan dengan sains, meskipun penerapannya di masa kini harus disesuaikan dengan standar kesehatan dan keamanan pangan yang lebih ketat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here