Gaverdovsky mengatakan setelah upacara itu bahwa dia sangat tersentuh oleh perhatian dan kepedulian yang begitu tulus dari presiden China tersebut.
Presiden China Xi Jinping (tengah) bertemu dengan 18 perwakilan veteran Rusia yang bertempur dengan gagah berani di medan perang di China timur laut selama Perang Anti-Jepang dan dalam Perang Patriotik Raya Rusia, di Moskow, Rusia, pada 8 Mei 2015. (Xinhua/Rao Aimin)
Xi juga menunjukkan kehangatan dan perhatian yang sama saat bertemu dengan kaum muda.
Pada Mei 2024, Xi melakukan kunjungan kenegaraan ke Hongaria. Di antara mereka yang menyambut pemimpin China itu adalah seorang gadis Hongaria bernama Olah Tamara, yang pernah memberikan bunga kepada Xi saat dia mengunjungi negara tersebut sebagai wakil presiden China pada 2009.
Setelah diberitahu bahwa dia adalah gadis yang sama yang pernah memberikan bunga kepadanya 15 tahun lalu, Xi pun teringat akan pertemuan tersebut. "Kamu sudah tumbuh besar sekarang. Dulu kamu hanya setinggi ini," katanya, seraya memberi isyarat dengan tangannya.
Percakapan singkat tersebut seakan melintasi ruang dan waktu dalam sekejap. Sangat terharu, Olah mengaku tidak pernah membayangkan bahwa Xi masih mengingat dirinya. "Dia begitu hangat dan ramah," ujarnya.