Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump merupakan bukti diakuinya peran Indonesia untuk mewujudkan perdamaian di Palestina.
Prof Sudarnoto Abdul Hakim menilai skeptis keberadaan Dewan Perdamaian, yang diklaim Trump sebagai mekanisme untuk mengawasi rekonstruksi Jalur Gaza pascaperang.
Menurutnya bergabungnya Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza dapat dipahami secara moral. Namun, secara politik, langkah tersebut menuntut kewaspadaan yang sangat tinggi.
Netanyahu dikabarkan tidak akan menghadiri peresmian dewan tersebut di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1) karena khawatir ditangkap atas surat perintah Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Negara-negara tersebut, yaitu Indonesia, Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, menyatakan dukungan terhadap upaya perdamaian yang diinisiasi Trump.
Raja Yordania Abdullah II telah menerima undangan dari Presiden AS Donald Trump untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza, menurut Kementerian Luar Negeri negara itu pada Minggu.
Pemerintah China mendukung Dewan Keamanan (DK) PBB mengadakan sidang darurat untuk membahas penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat (AS).