Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menilai risiko penggunaan senjata nuklir saat ini menjadi yang tertinggi dalam beberapa dekade terakhir, RIA Novosti melaporkan pada Kamis (5/2).
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, Minggu (1/2) mengatakan perundingan nuklir yang bermakna dengan Amerika Serikat (AS) masih mungkin dilakukan jika rasa saling percaya Iran dapat dipulihkan.
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu memerintahkan sejumlah kementerian dan lembaga negara untuk mengumpulkan informasi, menganalisis di Dewan Keamanan, dan menyusun usulan terkait kemungkinan dimulainya persiapan uji coba senjata nuklir.
Sekitar separuh warga Amerika Serikat menentang dimulainya kembali uji coba nuklir di negara mereka, menurut jajak pendapat yang dilakukan lembaga jajak pendapat YouGov dan majalah Economist
Foto dokumentasi menunjukkan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi sedang berbicara dalam sebuah konferensi pers di Kuwait City, Kuwait, pada 22 Oktober 2024. (Xinhua/Asad)
Saat ini, seperti diungkapkan oleh Zhong Wulu dari China National Nuclear Corporation (CNNC) pengembangan tersebut telah memasuki tahap ketiga dari enam tahap pengembangan.
Korea Utara, Senin, menyatakan bahwa statusnya sebagai negara pemilik senjata nuklir telah "ditetapkan secara permanen" dalam hukum Korut, sekaligus mengecam AS karena mengulangi klaim "yang tidak sesuai zaman" tentang denuklirisasi Pyongyang pada sebuah pertemuan internasional.