Beranda Edukasi KI Pusat Samrotunnajah: Dorong Media Jadi Pilar Utama Transparansi Publik

KI Pusat Samrotunnajah: Dorong Media Jadi Pilar Utama Transparansi Publik

Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik Komisi Informasi (KI) Pusat Samrotunnajah Ismail mendorong media untuk memperkuat perannya tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus pengawas independen dalam penyelenggaraan negara

0
KI Pusat dorong media jadi pilar utama transparansi publik

“Media dapat berperan sebagai kanal edukasi publik sekaligus mendorong badan publik untuk lebih responsif, sehingga sengketa informasi dapat diminimalisir sejak awal,” jelasnya.

Dari perspektif Dewan Pers, Komisioner Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Muhammad Jazuli, menekankan bahwa penguatan peran media harus berjalan seiring dengan komitmen terhadap etika jurnalistik. Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat dijaga melalui integritas dan profesionalisme.

“Media harus tetap berpegang pada prinsip akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab. Di situlah kepercayaan publik dibangun dan dipertahankan,” tegasnya.

Adapun Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Pusat, Evri Rizqi Monarshi, menempatkan media sebagai pilar keempat demokrasi yang memiliki fungsi strategis dalam menjaga keseimbangan informasi. Ia mengingatkan bahwa di tengah arus disinformasi yang semakin kompleks, media dituntut untuk tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bertanggung jawab.

Menurutnya, media memiliki empat peran utama, yakni sebagai penyedia informasi publik, kontrol sosial, ruang diskursus, serta sarana edukasi dan literasi masyarakat. Untuk itu, penguatan literasi media dan kolaborasi multi-pihak menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here