Foto yang diabadikan pada 22 Maret 2026 ini menunjukkan puing-puing sebuah bangunan yang rusak akibat serangan rudal di Dimona, Israel. (Carapandang/Xinhua/Chen Junqing)
Serangan gelombang ke-61 ini dipicu oleh tewasnya Ali Larijani, tokoh keamanan senior Iran yang gugur bersama putra dan sejumlah stafnya dalam agresi militer AS-Israel di Teheran timur.
IRGC menyatakan rudal tersebut diluncurkan dalam rangkaian operasi militer terbaru, termasuk fase ke-59 operasi "True Promise 4", yang menargetkan pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, serta wilayah Kurdistan Irak.
Biro Investigasi Federal AS (FBI) mengeluarkan peringatan kepada departemen kepolisian di California mengenai rencana Iran untuk meluncurkan serangan drone ke wilayah Pantai Barat.
Yusril menegaskan bahwa pemerintah menghormati putusan pengadilan yang membebaskan Delpedro, staf Lokataru Muzaffar Salim, admin akun "Gejayan Memanggil" Syahdan Husein, dan admin "Aliansi Mahasiswa Penggugat" Khariq Anhar dari kasus dugaan penghasutan dalam demonstrasi Agustus 2025.
CNN melaporkan bahwa tiga pejabat AS mengonfirmasi Amerika Serikat sedang melancarkan serangan terhadap Iran, dengan seorang pejabat menggambarkannya sebagai "bukan serangan kecil".
Evaluasi menunjukkan masih banyak warga miskin yang belum menerima bantuan, sementara kelompok yang relatif mampu justru masih tercatat sebagai penerima.
Foto dokumentasi menunjukkan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi sedang berbicara dalam sebuah konferensi pers di Kuwait City, Kuwait, pada 22 Oktober 2024. (Xinhua/Asad)
Pendiri dan Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang Chitra Subyakto membeberkan alasan sampah plastik dapat berisiko memunculkan mikroplastik yang berbahaya bagi keberlangsungan alam, iklim maupun kesehatan manusia.