CARAPANDANG - Penggunaan interactive flat panel (IFP) serta implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin mendorong penerapan pembelajaran interaktif dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) di sekolah.
Hal tersebut terlihat dalam pantauan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di SD Negeri Gandaria Utara 03 dan SMP Negeri 240 Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (29/4).
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DWP Kemendikdasmen, Marlinah Hafidz Muksin; serta Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Jakarta, Guritno Wahyu Winajarko.
Plt. Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Selatan, Sarwoko, menyampaikan bahwa kehadiran DWP menjadi suntikan semangat bagi daerah. “Kehadiran ibu menteri dan akil menteri menjadi motivasi sekaligus semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta memastikan program-program pemerintah berjalan dengan optimal,” ujarnya.
Saat memberikan sambutan pada Seminar Edukasi Gizi untuk Anak, Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya variasi makanan agar anak-anak tidak cepat bosan.
“Bagus, ada komunikasi komunikasi antara sekolah dengan SPPG. Jadi, makanan yang diberikan bisa (lebih) bervariasi. Selain, tentu gizinya dihitung oleh ahli gizi yang mumpuni,” pesannya.