Beranda Edukasi MBG dan IFP Dorong Penerapan Pembelajaran Interaktif dan 7 KAIH di Jakarta Selatan

MBG dan IFP Dorong Penerapan Pembelajaran Interaktif dan 7 KAIH di Jakarta Selatan

Penerapan IFP menurut siswa-siswi SMP Negeri 240 Jakarta, Anadina Salma dan Farhan Al-Farizi, mengaku menjadi lebih mudah memahami materi pembelajaran.

0
Istimewa

Senada dengan itu, Ketua DWP Sub-unit Ditjen PAUD, Dikdas, dan PNFI, Brotojoyo Ratnawati Gogot Suharwoto, mengungkapkan tantangan saat melihat beberapa siswa yang masih menggeleng untuk memakan sayur.

“Di masa sekarang, untuk makan sehat itu tantangannya berat. Selain iklan (makanan) begitu menggoda, gaya hidup kita juga sudah berubah,” ungkapnya.
 
Di sisi lain, siswi kelas 4 SD Negeri Gandaria Utara 03, Cia dan Tiara, mengaku sangat terbantu dengan adanya MBG. “Senang, selain mengurangi uang jajan, rasanya juga enak. Terima kasih Pak Prabowo dan menteri-menterinya. Semoga kami bisa menjadi penerus kalian di masa depan,” ucap mereka.
 
Mengenai penerapan IFP, siswa-siswi SMP Negeri 240 Jakarta, Anadina Salma dan Farhan Al-Farizi, mengaku menjadi lebih mudah memahami materi pembelajaran.

“IFP sangat membantu. Sebelum ada IFP, terkadang kami bingung (dalam) memahami materi pembelajaran. Tetapi, (sekarang) belajar jadi lebih mudah dan cepat, lebih seru juga,” tutur mereka.

Guru IPA dan Informatika SMP Negeri 240 Jakarta, Ulfa Niswatul Awaliyah, menjelaskan bahwa teknologi tersebut telah digunakan secara terjadwal oleh para guru dalam pembelajaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here